Kamis, 14 Februari 2013

First Time On Air



Penyiar Radio ^_^
17 Desember 2012
Akan selalu ada kisah baru disetiap detik perjalanan waktu. Kisah hari ini, adalah tentang first experience on air di radio. Hehe. Mungkin bagi orang lain biasa aja. Tapi bagiku, itu adalah hal yang menakjubkan. Bagaimana sebelumnya aku mengagumi seorang penyiar –radio maupun tv-.  Dan hari ini aku berkesempatan mengisi acara TOA-Tausiyah On Air-  KAMMI di Metropolis.

Sempet gugup. Bagaimana harus berbicara dibalik layar yang suaranya didengar seantero metro bahkan mungkin sejagad lampung. Ditambah lagi penguasaan yang kurang sama materinya. Gimana enggak, materinya aja baru dapet jam 3 sore tadi. Baru di print jam 5, belum dibaca, tau-tau udah diminta nyampein. Urghh, pasti banyak salahnya.

Bareng ukh ida, ngacir dari adzkiya sepulang jalsah. Menembus rintik yang melebat, dan jalanan yang licin. Sampai disana, “Assalamu’alaikum...” gk ada jawaban. Udah mulai pesimis. Jangan kata gk jadi. ^o^
Alhamdulillah, ternyata jadi. Dengan dag dig dug duenggg, masuk ruang siaran. Kaos kaki yang kuyup, dalam ruangan ber-AC, plus nervous yang tiada tanding. Jadi serasa masuk kulkas. Brrr. Tik tok tik tok. Jarum jam terus berputar. 25 menit terlalui dengan perasaan tak menentu. 5 menit terakhir, ku perbaiki posisi nervousku, menekannya dititik terrendah.

30 menit berlalu. Duenggg. Time over.

Aku melepas headphone, lalu beranjak keluar ruangan bareng ukh ida yang setia menemaniku sejak awal. Hehe, besok dia juga kebagian. Hmhh...plong banget rasanya. Kya’ ada tumpukan batu yang mencair gitu. Tapi, ada sesuatu yang mengganjal. Tadi aku gk ngrekam plus gk ngambil foto. (><). Makanya aku gk bisa kasih liat suasana disana.

Once time, kamu musti menyaksikan n ngerasain sendiri. Biar kamu juga tau gimana suasana distudio n gmana rasanya siaran itu. ^_^

Proud Of Islam -_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar