Kamis, 14 Februari 2013

Konspirasi Ekonomi GLobal

Kata konspirasi menjadi trend yang sangat populer dimedia-media saat ini, terutama ketika presiden PKS yang baru anis mata mengatakan “ kita sekarang sedang melawan konspirasi yang sistematis’ atas dugaan suap kuota impor sapi yang diterima oleh mantan presiden PKS Luthfi Hasan Ishak. Memang konspirasi tidak bisa dibuktikan tetapi bisa dirasakan, ungkap anis mata dalam dialog di stasin TV swasta. Entah mana yang benar dan mana yang batil, Waalahu alam Bishawab

Dalam tulisn ini saya tidak  berminat membahas polemik dunia politik yang semakin keruh di negara kita, semaki dibahas akan semakin berkeruh, dan semakin tak jelas arahanya. alangkah baiknya jika dalam diskusi dalam tulisan ini, kita selewengkan saja untuk membahas konspirasi ekonomi global. Kita tahu, bahwasanya kekuatan konomi dunia dipegang penuh oleh negara-negara yang memegang prinsip sistem kapitalis, kalau kita mengaca pada sejarah bahwasanya paham Kapitalisme berasal dari Inggris sekitar  abad 18, kemudian menyebar ke Eropa Barat dan Amerika Utara.  Sebagai akibat dari perlawanan terhadap ajaran gereja, tumbuh aliran pemikiran liberalisme di negara Eropa Barat. Aliran ini kemudian merambah ke segala bidang termasuk bidang ekonomi. Dasar filosofis pemikiran ekonomi Kapitalis bersumber dari tulisan Adam Smith dalam bukunya An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations yang ditulis pada tahun 1776.  Isi buku tersebut sarat dengan pemikiran tingkah laku ekonomi masyarakat, yang kemudian menjadi sistem ekonomi, dan mengakar menjadi ideologi yang mencerminkan  gaya hidup (way of life).

Milton H. Spencer (1977), dalam bukunya Contemporary Economics, sebagaimana di kutip oleh Veithzal Rivai : "Kapitalisme merupakan sebuah sistem organisasi ekonomi yang dicirikan oleh hak milik privat (individu) atas alat-alat produksi dan distribusi (tanah, pabrik-pabrik, jalan-jalan kereta api, dan sebagainya) dan pemanfaatannya untuk mencapai laba dalam kondisi yang sangat kompetitif." Hak milik swasta merupakan elemen paling utama dari kapitalisme. Pemberian hak pemilikan atas harta kekayaan memenuhi tiga macam fungsi ekonomi penting. Para individu memperoleh perangsang agar harta mereka dapat dimanfaatkan seproduktif mungkin. Hal ini sangat mempengaruhi distribusi kekayaan serta pendapatan karena, setiap individu diperkenankan untuk menghimpun harta dan memberikannya kepada para ahli waris secara mutlak apabila mereka meninggal dunia. Ia memungkinkan laju pertukaran yang tinggi, karena mereka  memiliki  hak pemilikan atas barang sebelum hak tersebut dapat dialihkan kepada pihak lain.

Dengan demikian kapitalisme sangat erat hubungannya dengan pengejaran kepentingan individu.  Bagi Adam Smith bila setiap individu diperbolehkan mengejar kepentingannya sendiri tanpa adanya campur tangan pihak pemerintah, maka ia seakan-akan dibimbing oleh tangan yang tak nampak (the invisible hand), untuk mencapai yang terbaik pada masyarakat. Kebebasan ekonomi tersebut juga diilhami oleh pendapat Legendre yang ditanya oleh Menteri keuangan Perancis pada masa pemerintahan Louis XIV pada akhir abad ke 17, yakni Jean Bapiste Colbert.  Bagaimana kiranya pemerintah dapat membantu dunia usaha, Legendre menjawab: "Laissez nous faire" (jangan mengganggu kita, kata ini dikenal kemudian sebagai laissez faire. Dewasa ini prinsip laissez faire diartikan sebagai tiadanya intervensi pemerintah sehingga timbulah: individualisme ekonomi dan kebebasan ekonomi.

Individualis dan kebebasan ekonomi ini hanyalah sebuah konspirasi yang dijalankan oleh pak.ketua Amerika Serikat dan beberapa negara eropa yang memegang teguh sistem pasar bebas. Kenapa saya langsung menuduh langsung ke amerika dan negara eropa penyebab konspirasi ekonomi global..? walaupun kata pak.anis matta konspirasi itu tidak bisa dibuktikan hanya dapat dirasakan. Untuk menjawab pertanyaan saya, saya akan berbeda pendapat dengan pak.anis mata. saya akan mengatakan untuk konspirasi ekonomi ini bisa dibuktikan dan dirasakan, bukti pertama :
1.    Persengkokolan  lembaga ekonomi Internasional
Siapa yang tidak kenal dengan lembaga ekonomi internasioanl seperti IMF, World Bank, World Trade Organization dkk. Dari awal pembentukan International Moneter Finance (1946-2013) sudah 13  kali bergantian yang menjabat gubernur IMF berasal dari negara eropa dan amerika, dan saat ini masih dijabat oleh Christine Lagarde berasal dari prancis.

World Bank dari awal pembentukannya (1946-2013) sudah 12 kali bergantian menjabat ketua world bank berasal dari negara kapitalis (eropa dan Amerika), walaupun di tahun 2012-saat ini World Bank dijabat oleh  Jim Yom Kim asal korea selatan, bagaimanapun Korsel merupakan sekutu dari amerika dan eropa. Begitu juga dengan WTO tetap negara kapitalis yang memgang peran penting dalam mengambil kebijakan.
Apa artinya semua ini. Dalam bukunya  DR.Arie Mooduto (Ekonomi Islam: Pilihan Mutlak seorang muslim), mengatakan “ Lembaga ekonomi internasional sebagai alat dan kaki-tangan yang digunakanya untuk mensukseskan persekongkolan atau komplotan (conspiracy) dari kubu negara-negara kapitalis tesebut, memanfaatkan lembaga2 keuangaan internasional Seperti IMF,WB,WTO. Juga lembaga-lembaga keuangan atau perbankan regional dan internasional seperti ADB, serta lembaga kerjasama internasional lainya, yang memang merupakan lembaga-embaga yang didominasi langsung maupun tidak langsung oleh kaum kapitalis”. Inilah konspirasi terbesar sepanjang sejarah umat manusia, bagaimana tidak, kedaulatan pasar bebas langsung tidak langsung, niscaya akan didominasi dan diatusr secara absolute oleh kaum pemodal besar alias kapitalis.
Maka dari itu sepanjang lembaga internasional tersebut masih di mainkan oleh negara kapitalis, maka sistem pasar bebas akan menjadi pertanda buruk bagi  pasar global. Kekuatan pasar bebas yang diterapkan oleh negara amerika dan sekutunya tidak akan mampu bertahan lama jika tidak didukung oleh kekuatan lembaga keuangan internasional tersebut. Caranya dengan mengekploitasi sumber modal dari negara kedua maupun negara ketiga (Negara berkembang dan tertinggal).

Seperti dalam buku john perkins “confessions of an economic hit man”, Buku tersebut  bercerita tentang pengalaman penulis, John Perkins, selama bekerja sebagai konsultan internasional. Dia bekerja sebagai seorang ekonom yang bertugas membuat prediksi dan tinjauan tentang perekonomian suatu negara. Prediksi dan tinjaunya itu haruslah masuk akal untuk memuluskan hadirnya proyek-proyek dari perusahaan multinasional milik AS.

Misalnya, mendorong elektrifikasi, eksploitasi minyak, pembuatan bendungan, serta proyek infrastruktur lainnya. Nasihat-nasihatnya itu pulalah yang membuat banyak negara terjerumus dalam utang jangka panjang yang sangat besar, yang membuat suatu negara tidak berkutik lagi menghadapi negara-negara donor, khususnya menghadapi AS.

Dia menguraikan bagaimana hal itu dilakukan, bagaimana para penguasa –baik yang lunak maupun yang keras terhadap AS—ditundukkan melalui cara halus, agak kasar, sampai cara kasar seperti pembunuhan politik serta invasi militer. Perkins bercerita tentang peran AS di Panama, Ekuador, Arab
Saudi, Indonesia, Irak dan Kolumbia. Juga bercerita tentang peran Nixon, Reagen, Bush senior terhadap perusahaan multinasional dan nasib negara-negara itu.

Bahkan David M.Smick, Penasehat ekonomi Presiden Obama dalam bukunya (David M.Smick: The World Of Curved: 2009:26), mengatakan.” Pada dasarnya apa yang yang sebenarnya terjadi adalah: Institusi-institusi keuangan di amerika seblumnya menempatkan sebagian besar pinjaman subrime-nya yang berbau busuk bak limbah beracun kedalam fasillitas holding terpisah, membagi jumlah totalnya kedalam beberapa porsi yang  lebih kecil, dan menjual bagian-bagian ini keberbagai institusi finansila ke eropa dan asia. Tidak lama kemudian, limbah beracun ini memercik seluruh sistem keuangan negara maju, tetapi tidak ada yang tahu dari mana asalnya, sekarang ad alasan bagi seluruh dunia untuk membenci Amerika”.
Sungguh ini merupakan konspirasi yang sangat besar dengan pemanfaatan kekuatan finansial, maka bukan sesuatu hal yang aneh jika kekuatan pasar saat ini dipengaruhi kekuatan ekonomi amerika. Walaupun sebenarnya PDB amerika saat ini mengalami penurunan yang sangat drastis pasca terjadinya krisis “subrime mortage”.
1.    Paham Liberalisme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar